PERPUSTAKAAN DIGITALOgoh-ogoh KomangLingkungan
♡ Masuk untuk Favorit
Lingkungan

Ogoh-ogoh Komang

📱 1 akses digital👁 1 dilihat
AKSES DIGITAL

Baca Buku

PDF
Baca Online
Repositori Kemendikdasmen / Badan Bahasa
Reader/PDF Resmi
Baca membuka file/reader resmi secara langsung. Untuk mengunduh atau melihat informasi lengkap, gunakan halaman sumber resmi.
ISBN9786024377786
PenerbitBadan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan
Tahun2019
BahasaIndonesia
Halaman-
JenjangSMP/Remaja & Umum

Tentang Buku

Buku ini saya tulis setelah melewatkan Nyepi di rumah (Bali). Sehari sebelum Nyepi, masyarakat Bali akan merayakan tahun baru dengan pawai ogoh-ogoh. Dengan serentaknya perayaan menjelang tahun baru Syaka, pawai ogoh-ogoh dianggap sebagai salah satu festival terbesar di Bali. Di era modernisasi ini, beberapa PAUD dan SD di Bali pun mulai menanamkan pengenalan dini tentang kesenian dan budaya Bali dengan mengadakan pawai ogoh-ogoh di sekolahnya masing-masing. Hal ini juga marak dilakukan baik di sekolah-sekolah swasta maupun internasional yang notabene murid-muridnya tidak hanya berasal dari Bali. Oleh karena itu, pemberian kesempatan bagi anak-anak yang tinggal di Bali untuk merasakan kesenian dan budaya Bali adalah salah satu bentuk penanaman karakter toleransi, cinta tanah air, dan penghargaan terhadap kreativitas. Pergelaran pawai ogoh-ogoh memiliki filosofi tersendiri. Menurut tradisi Bali, ogoh-ogoh adalah sebuah simbol dari sifat buruk. Ia digiring dan diarak keliling kampung agar semua sifat buruk di lingkungan itu terserap dan ikut terbawa olehnya. Ogoh-ogoh biasanya dimusnahkan setelah kegiatan pawai. Sifat-sifat buruk dalam diri pun harus dimusnahkan untuk menyambut tahun baru yang lebih positif. Oleh karena itu, karakter Komang dalam buku ini mencerminkan perjuangan seorang anak melawan sifat buruknya dalam berkesenian.

Kata kunci: Cerita anak, Bacaan siswa SD, Sastra Indonesia